Sabtu, 04 Januari 2014

Sampai Menutup Mata

Akhirnya semua telah terjelaskan bahwa semua menganggap itu tiada arti. Tiada arti bila harus berharap,tiada arti bila harus menunggu, dan tiada arti bila harus menangis. Karena hanya kematian yang akan mengakhiri segala nya.
Percuma jika hanya menjadi penolong jika di hari kemudian harapan dan realitas tak sepaham.
Arti memang tak lagi sama,tetapi cinta akan menyatuh pada kematian. Karena kematian itu sendiri yang akan menjelaskan betapa naif nya hidup ini. Dimana aku dan masa lalu akan bertemu di hari dimana aku akan bercerita tentang kisah sandiwara hidup sampai hari itu telah datang. Karena kematian itu telah mendekatkan diri pada jiwa-jiwa yang kosong tak bermakna.
Kawan...
Masihkah engkau membalikkan diri ?
"Jika jiwa mu tak mau lagi menatap"
Kawan...
Masihkah engkau menuntunku ?
"Jika ragamu tak ingin lagi menggenggam jemariku"
Atau kah... "Engkau akan terus membiarkanku menjerit.
Sampai aku merasakan keterasingan...
Sampai aku menutup mata"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar