Masih teringat jelas senyum yang tak nampak.Walau hanya sekedar pesan
tapi membawa kesan.
Kemuliaan hati...
Itulah yang pernah tersirat. Walau hanya selembar pesan, tapi penuh makna.
Sungguh indah jika diresapi
bagai sebuah harmoni yang melantunkan nada-nada indah
pada syair lagu. Sebuah Syair yang terlalu manis jika dilupakan
Sebuah syair dengan lirik sederhana.
Aku pun terkesima
Saat selembar pesan menyuarakan aku
untuk segera melantunkan melodi indah..
Isyarat untuk bernyanyi.
Dan masih tetap mengingat,
saat senyum terakhir tak ada jejak.Bagai melukis mimpi di dalam gelap.
Dan Kini...
Dia telah kembali.
Tapi satu hal yang tak dipahami
"Yang kembali seakan tak kembali".
Kala hati ingin bertanya...
Kemanakah pergi nya senyum mu yang dulu???
Tidak ada komentar:
Posting Komentar